Tanda Bayi Sudah Cukup Minum ASI

Tanda Bayi Sudah Cukup Minum ASI

Tanda Bayi Sudah Cukup Minum ASI memang tidak memberikan jawaban yang pasti apakah bayi dalam keadaan benar-benar cukup ASI atau tidak. Namun setidaknya tanda-tanda tersebut bisa digunakan sebagai bahan petimbangan bagi ibu, untuk memastikan bayinya sudah dalam keadaan yang cukup ASI. ASI merupakan sumber makanan yang sangat penting bagi bayi. Oleh karenanya kecukupan ASI pada bayi menjadi salah satu pembahasan yang cukup penting.


Bayi yang mendapatkan ASI dalam jumlah cukup akan memiliki pertumbuhan yang baik. Sisi baik tersebut dapat dilihat dari sisi fisik dan intelegensinya. Bayi yang kebutuhan ASInya dapat terpenuhi dengan baik akan memiliki intelegensi yang tinggi dibandingkan dengan mereka yang tidak. Selain itu sistem kekebalan tubuhnya pun akan sangat baik sehingga tidak mudah terserang ataupun tertular berbagai jenis penyakit.

Kita tidak pernah mengetahui berapa banyak ASI yang diminum oleh bayi ( Tips Cara Menyimpan ASI Perah yang Baik dan Benar ) terutama jika bayi menghisap ASI secara langsung dari payudara. Kita juga tidak mengetahui apakah saat menyusu bayi benar-benar menghisap ASI atau hanya sekedar menghisap puting saja. Oleh karena itu 15 Tanda Bayi Sudah Cukup Minum ASI dibawah ini akan membantu ibu untuk menebak apakah bayi sudah cukup ASI atau bahkan sebaliknya.

Kenaikan berat badan pada bayi   

Hal ini sudah menjadi hal yang sangat lumrah, dimana bayi yang mendapatkan ASI yang cukup biasanya akan memiliki kenaikan berat badan. Bayi yang baru lahir biasanya akan langsung ditimbang untuk mengetahui perkembangan berat badannya dari waktu ke waktu. Kebanyakan bayi baru lahir juga biasanya mengalami penurunan berat badan sebanyak 10%. Jika berat badan yang turun adalah 10%, penurunan tersebut masih dalam batas wajar. Namun jika lebih dari 10%, Bunda perlu mewaspadainya sebagai gejala kekurangan ASI.  Namun sebaliknya bayi yang memiliki kenaikan berat badan sebanyak 400 gram hingga 1kg perbulannya menandakan bahwa bayi tersebut sudah cukup ASI.

Jumlah diaper atau pampers basah

Semakin banyak meminum ASI tentunya menyebabkan semakin banyak pula air seni yang dikeluarkan oleh bayi. Menggunakan diaper basah sebagai salah satu cara mengetahui bayi cukup ASI merupakan cara yang tepat. Jumlah diaper basah pada bayi normal adalah 6 diaper per hari. Jika bayi Bunda menghabiskan 6 diaper per hari berarti bisa dikatakan jumlah ASI yang diminum bayi dalam keadaan cukup.

Warna feses bayi

Bayi yang meminum ASI dalam jumlah yang cukup akan memiliki warna feses kuning cerah dan cenderung encer. Berbeda dengan bayi yang meminum ASI, bayi yang meminum susu formula fesesnya akan berwarna hijau. Warna hijau ini dihasilkan dari kandungan sufor yang dimiliki susu formula. Berbeda lagi pada bayi yang mengonsumsi ASI dan susu formula, Bunda akan melihat warna hijau dan kuning tersebut pada feses bayi. ASI lebih gampang diserap oleh bayi oleh karena itu tidak banyak yang terbuang menjadi feses.

Jumlah feses bayi

Selain warna feses bayi, jumlah feses bayi juga menjadi hal yang tidak kalah penting untuk diperhatikan. Normalnya bayi akan feses sebanyak 1 kali dalam satu hari. Jika bayi sudah tidak mengeluarkan feses dalam jangwa waktu beberapa hari maka Bunda harus mewaspadai hal tersebut. Bisa jadi hal tersebut disebabkan karena bayi kekurangan ASI.

Menekan payudara ketika bayi menyusu

Cara ini dapat dilakukan oleh Bunda untuk mengetes apakah ASI benar-benar keluar dari payudara. Saat bayi menyusu Bunda bisa mencoba menekan pelan payudara ke arah puting. Jika payudara berisi ASI biasaya akan ada semburan ASI yang keluar dari puting saat ditekan. Hal tersebut tentunya akan mengganggu bayi saat menyusu. Jika tenyata bayi tidak terganggu dan memberikan respon yang tenang-tenang saja itu berarti payudara tidak mengeluarkan ASI sehingga dapat disimpulkan bahwa pada saat tersebut bayi menghisap payudara kosong.

Payudara ibu yang melunak

Saat ASI penuh, payudara akan mengencang dan terkadang hingga menimbulkan rasa sakit pada sang ibu. Namun setelah menyusui, payudara akan berubah menjadi melunak karena ASI yang ada di dalamnya sudah berkurang atau bahkan sudah kosong. Payudara yang melunak setelah menyusui dapat dijadikan sebagai tanda bahwa bayi mendapatkan ASI yang cukup.

Tertidur pulas setelah menyusu

Bayi yang kenyang biasanya akan tertidur dengan pulas. Bayi yang rewel menandakan bahwa bayi tersebut dalam keadaan lapar. Bayi yang tertidur pulas setelah menyusu menandakan bayi mendapatkan ASI yang cukup.

Bunyi saat menyusu

Biasanya saat bayi menyusu akan ada bunyi yang dikeluarkan. Setiap bayi memiliki bunyi yang berbeda saat menyusu. Jika ketika menyusu bayi hanya diam saja dan tidak mengeluarkan bunyi apapun maka Bunda harus segera mengecek bayi. Hal tersebut bisa terjadi karena tidak ada ASI yang keluar dari payudara sehingga hisapan bayi tidak mengeluarkan bunyi apapun.

Mata dan mulut bayi yang segar

Ketika medapatkan asupan ASI dalam keadaan yang cukup mata dan mulut bayi akan terlihat segar. Warna bibirnya pun akan menunjukkan warna kecerahan. Bayi yang sehat akan menunjukkan wajah yang sumringah dan tidak pucat. Jika Bunda melihat warna bibir bayi yang gelap dan cenderung pucat, segera susui bayi. Karena bisa saja hal tersebut disebabkan karena bayi kekurangan ASI.

Lebih cepat puas saat menyusu

Beberapa bayi akan menangis jadi dilepas dari payudara ibu saat menyusu meskipun durasi menyusu bayi sudah cukup lama. Hal ini bisa disebabkan karena bayi tidak dapat menghisap payudara dengan baik. Sebaliknya, bayi yang dapat menghisap ASI dengan baik akan lebih cepat puas dan tidak menangis dari payudara ibu.

Tidak merasakan sakit saat menyusui

Salah satu tanda yang juga dapat digunakan untuk memastikan bayi mendapatkan ASI yang cukup saat menyusu adalah tidak ada rasa sakit yang dirasakan ibu saat menyusui. Ibu akan merasakan nyaman jika ASI yang dimilikinya cukup untuk memenuhi kebutuhan bayi sehingga tidak merasakan rasa sakit saat menyusui. Dan yang terpenting, ibu juga cenderung akan merasakan kebahagiaan setelah dapat menyusui bayinya dengan baik.

Kulit bayi yang segar dan kencang

Bayi yang sehat tentunya akan memiliki kulit yang segar dan kencang. Hal tersebut juga akan sama pada bayi mendapatkan ASI dengan cukup. Bayi akan memiliki kulit dengan warna yang lebih cerah jika asupan ASInya cukup.

Adanya jeda waktu yang tepat saat menyusui

Bayi yang mendapatkan asupan ASI yang cukup akan cepat puas sehingga bayi juga dapat lebih pintar dalam mengambil jeda waktu yang tepat saat menyusu. Bayi akan dengan sigap berhenti menghisap ketika sudah waktunya istirahat dan kembali menghisap untuk melanjutkan kegiatan menyusunya. Hal ini juga disebabkan intelegensi yang baik saat bayi meminum ASI dalam jumlah yang lebih dari cukup. Demikian adalah 15 Tanda Bayi Sudah Cukup Minum ASI yang bisa digunakan sebagai bahan pertimbangan oleh Bunda.